DENGAN SUASANA PANDEMI COVID-19 DIKLAT PASKIBRAKA TALA TAHUN 2020 RESMI DIBUKA

Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Laut (Kab. Tala) berlangsung di Gedung Sarantang Saruntung, Sabtu (8/8/2020).

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati H. Sukamta tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta Diklat Paskibraka. Penyematan turut disaksikan Plt. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tala, unsur Forkopimda Tala dan peserta Paskibraka Kab. Tanah Laut.

Rudi Imtiansyah selaku Plt. Sekretaris Dispora Tala menjelaskan bahwa pelaksanaan pengibaran bendera pusaka didasari oleh pedoman Kementerian Sekretariat Negara yang disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Dikatakannya peserta Diklat merupakan purna Paskibraka tahun 2019 yang akan dilatih kembali selama sembilan hari dari 8 s/d 16 Agustus 2020 di Hotel Harapan Indah Pelaihari.

Ia juga menyampaikannya nantinya hanya ada total 8 orang paskibraka yang bertugas. Pengibar bendera 3 orang dan pembawa baki 1 orang di pagi hari dan penurun bendera 3 orang dan pembawa baki 1 orang di sore hari. Sedangkan untuk peserta upacara hanya diikuti 40 orang terdiri dari anggota Polri 10 orang, TNI 10 orang, Satpol PP 10 orang dan ASN 10 orang.

“Untuk pelaksanaan pelatihannya nanti tidak ada pelatihan pendidikan malam, jadi hanya kesamaptaan dan di lapangan,” jelas Rudy.

Donny irawan  (17) salah satu peserta Piklat Paskibraka mengaku bersyukur bisa terpilih kembali untuk bertugas. Ia pun sudah mulai merasakan perbedaan nuansa Diklat dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kalau tahun kemarin rekan-rekannya ada 39, kalau sekarang hanya 8, tapi tidak menjadi penghalang kita untuk mengibarkan bendera,” ucap Doni optimis.

Lebih lanjut, Bupati H. Sukamta turut menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara HUT RI ke 75 nanti ia tidak ingin ada makna yang hilang meski perbedaannya cukup signifikan dengan tahun lalu.

“Kita dulu merdeka dalam keadaan terbatas, tahun ini kita juga terbatas karena ada pandemi covid. Mari kita dengan jumlah yang sedikit ini, kita bangkitkan semangat Nasional kita sebagai orang Indonesia untuk memperingati detik-detik kemerdekaan,” tutur Bupati.

Kepada kedelapan peserta Diklat Bupati juga berpesan agar dapat mengikuti semua kegiatan pelatihan dengan baik. “Ikuti pendidikan ini dengan sebaik-baiknya, insyaallah akan mendapatkan pengalaman dan manfaat yang sangat besar,” pungkas Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *