DANDIM 1009/PLH KERAHKAN PERSONIL DUKUNG GUGUS TUGAS COVID 19 MENYIAPKAN BANGUNAN EKS RUMAH SAKIT BOEJASIN

Bupati Tanah Laut H. Sukamta didampingi Komandan Kodim 1009/Plh Letkol Inf Adi Yoga Susetyo SH., MA.

melakukan peninjauan ke bangunan lama Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin Pelaihari, Senin (13/04/20).

Sukamta datang dan meninjau langsung proses kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh personel Kodim 1009/Plh, Polres Tanah Laut, jajaran SKPD Kab. Tanah Laut serta para relawan, yang dilakukan secara gotong royong  untuk mempersiapkan bangunan lama RSUD H. Boejasin sebagai lokasi isolasi pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19 melalui Tes Swab. (PDP)

Bupati Tala Sukamta mengungkapkan bahwa RSUD H. Boejasin memiliki tanggung jawab meliputi Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, Selain itu ia menambahkan bahwa eskalasi di daerah zona merah saat ini cukup tinggi, sehingga RSUD H. Boejasin harus menyiapkan ruangan khusus  untuk mengisolir pasien-pasien yang sudah positif Covid-19. “Yang dirawat di rumah sakit adalah yang memang benar hasil laboratoriumnya tegak positif Virus Corona dan bergejala.  Ini yang kita siapkan, harus saya sampaikan supaya jangan nanti yang masih bertatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) tanpa gejala dikirim ke RS, yang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak bergejala juga dikirim ke RS, khusus yang benar-benar positif saja“. jelas Sukamta.

Disampaikan pula bahwa seluruh pasien positif Covid-19 akan ditangani di bangunan lama RSUD H.Boejasin tersebut, dan RSUD H.Boejasin yang baru dikhususkan untuk penanganan penyakit umum selain Covid-19.  “Bangunan ini akan kita desain menjadi ruang isolasi untuk penderita Covid-19, bangunan lama ini kan masih ada fasilitas Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), listrik, air bersih dan lainnya, sehingga kita menaruh alat-alatnya saja lagi jadi tidak terlalu banyak lagi yang disiapkan” ucap Bupati Tala.

Orang nomor satu di Kabupaten Tala tersebut menegaskan bahwa ODP yang hasil tesnya positif Corona melalui Rapid Test akan diperiksa lebih lanjut melalui test SWAB atau laboratorium untuk memastikan kebenarannya.   Rapid test sendiri hanya mengandalkan sampel darah sehingga belum seratus persen akurat,  berbeda dengan test SWAB atau uji laboratorium yang hasilnya lebih akurat.  “Kalau ODP positif virus corona tanpa gejala atau tidak sakit, cukup karantina mandiri saja dirumah, jangan sedikit-sedikit dibawa kerumah sakit. Nanti penuh rumah sakitnya. Bahkan PDP sekalipun yang tidak bergejala berat bisa melakukan karantina mandiri dibawah pengawasan Puskesmas setempat tentunya” ujarnya.

Diharapkan masyarakat tidak panik karena Covid-19  ini, karena virus corona hanya bisa menular lewat kontak fisik langsung bukan melalui udara, “Sepanjang kita tidak ada kontak langsung dengan penderita, kita rajin cuci tangan dengan sabun, gunakan masker, hindari kerumunan massa InsyaAllah akan aman” tutup Bupati Tala Sukamta.

Pada peninjauan bangunan lama RSUD H. Boejasin Pelaihari tersebut turut berhadir Dandim 1009/Plh Letkol Inf Adi Yoga Susetyo SH., MA. Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut Ahmad Khairin, serta jajaran Kepala SKPD Lingkup Pemkab Tanah Laut. Dandim 1009/Plh berpesan agar warga tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang belum jelas sumbernya dan kebenarannya. Waspada berita Hoax, tanyakan informasi pada sumber yg resmi seperti media centre Gugus Tugas Covid 19 Tanah Laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *