Bupati Sukamta Pimpin Apel Bersama Penegakan Disiplin Protokol Covid 19 di Kab. Tanah Laut

Penegakan disiplin protokol kesehatan jangan hanya dilakukan di pusat Kota Pelaihari saja, melainkan juga harus sampai ditingkat kecamatan hingga desa. Keinginan tersebut diutarakan Bupati Tanah Laut (Tala) H.M Sukamta saat digelarnya apel bersama penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dan Peraturan Bupati (Perbup) Tala Nomor 99 tahun 2020 di Halaman Kodim 1009/Pelaihari, Rabu (23/9/2020).

Sebab menurutnya, penyebaran Covid-19 tidak pandang bulu, bahkan penyebarannya bisa sampai ke tingkat desa yang terjauh sekalipun. Tak lupa Sukamta mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada jajaran Kodim 1009/Pelaihari dan jajaran Polres Tala sebagai garda terdepan yang melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Kita telah saling membulatkan tekad serta bahu-membahu untuk melawan penyebaran Covid-19 di Bumi Tuntung Pandang ini,” ujar Kamta. Lebih lanjut Sukamta menyampaikan, berdasarkan data yang ia terima, secara total dari 946 kasus positif Covid-19 di Tala, ada 58 orang pasien dalam perawatan, satu orang suspect dan 24 orang meninggal dunia. Meski demikian, tingkat kesembuhan Covid-19 di Tala juga sangat tinggi, terhitung ada 864 orang telah sembuh atau 91 persen dari total kasus Covid-19 di Tala.

Kendati tingkat kesembuhan di Tala tinggi, namun Sukamta tetap mengingatkan semua pihak agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19. Oleh karena itu ia mengajak seluruh jajaran Polri, TNI dan Satpol PP yang tergabung dalam Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tala untuk melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan sebagaimana yang tertuang pada Perbup Tala Nomor 99 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan Covid-19 dan pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Kita harus terus secara masif untuk melakukan penegakan disiplin dengan titik berat pada pendekatan persuasif sehingga muncul kesadaran bagi masyarakat bahwa kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.10 jam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *