ANGGOTA KODIM 1009/PLH TERUSIK JIWA NASIONALISMENYA, LIHAT BENDERA MERAH PUTIH USANG

Pelaihari – Luar biasa, hanya kalimat itu yang bisa penulis ucapkan saat mendapati apa yang telah dilakukan oleh Serda Mohammad Hairul Anwar, anggota Intel Kodim 1009/Pelaihari. (15/08/20).

Apa yang dilakukan oleh anggota Intelijen keamanan Kodim 1009/Pelaihari tersebut memang terlihat sangat sederhana, namun sesungguhnya memiliki makna yang sangat dalam.

Sabtu pagi sekitar pukul 07:00 waktu setempat saat melintas di Jl. A. Yani KM 5, penulis melihat anggota TNI tersebut tengah menurunkan bendera merah putih dari tiangnya di depan sebuah bengkel las yang masih tutup.

Bendera tersebut tampak lusuh dan robek dibeberapa bagian. Penulis pun lantas berhenti dan mengabadikan momen tersebut karena penulis tahu bengkel tersebut bukan miliknya.

Penulis terus mengabadikan momen tersebut hingga tiang berdiri sempurna dengan Bendera Merah Putih berkibar di puncaknya.

Momen tampak semakin mengharukan saat sang Prajurit yang berpakaian preman tersebut kemudian mengambil sikap berdiri sempurna dan memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih sebelum meninggalkannya.

Saat penulis menanyakan apa yang baru saja dilakukan Prajurit Sapta Marga tersebut yang bersangkutan mengatakan hanya melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan oleh seorang warga negara Indonesia.

Disaat penjajahan, begitu banyak nyawa yang menjadi korban hanya untuk mengibarkan Bendera Merah Putih tersebut. ” Tadi malam saat melintas bersama rekan saya Serda M. Soehaimi melihat bendera merah putih yang sudah usang ini berkibar, namun karena kami tidak punya persediaan Bendera maka baru pagi ini bisa kami gantikan ” jelas Hairul. (Dikutib dari Topwarta.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *